Badan Narkotika
Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung melalui Seksi Pencegahan, pada hari Selasa
(4/11) 2014 melakukan kegiatan Penyuluhan terhadap 100 Siswa dan Siswai dan
Pembentukan Kader Penyuluh Anti Narkoba sebanyak 10 Siswa dan Siswi serta Guru
BK di Lingkungan SMP Negeri 2 Gondang, Kabupaten Tulungagung. Pembentukan Kader
Penyuluh Anti Narkoba ini bertujuan untuk menolak (Imun) terhadap
penyalahgunaan Narkoba dan membentuk komitmen bersama memerangi dan memberantas
Narkoba di lingkungan Pendidikan. Pada kegiatan ini para peserta diberikan
bekal pengetahuan tentang bahaya Narkoba, pembentukan karakter dan motivasi
diri untuk dapat menolak penyalahgunaan Narkoba. Adapun yang bertindak sebagai
narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Kepala Seksi Pencegahan BNN Kabupaten
Tulungagung Suprianik, S.E. dan Nurcholis, S.Pd., S.H. selaku Staf seksi
Pencegahan BNN Kabupaten Tulungagung. Hasil dari kegiatan Pembentukan Kader
Penyuluh Anti Narkoba di lingkungan SMP Negeri 2 Gondang, Kabupaten Tulungagung
ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan dan
peredaran gelap narkoba, sehingga dapat mentransformasikan ilmu dan pengetahuan
tersebut dalam rangka mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Sekolah.
Rabu, 05 November 2014
Jumat, 03 Oktober 2014
Monitoring dan Evaluasi Unit Kerja Terpadu ( UKT ) P4GN di Kantor Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kab. Tulungagung
Unit Kerja Terpadu (UKT) P4GN merupakan perpanjangan tangan dari BNN Kab. Tulungagung yang membantu dalam menyosialisasikan Program P4GN di wilayah Kecamatan se Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu, pihak BNN Kabupaten Tulungagung pada Rabu (1/10) mengundang 19 Kasi Tramtib se Kecamatan Tulungagung dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Kinerja UKT P4GN Tribulan III. Acara tersebut merupakan salah satu upaya untuk menguatkan komitmen Petugas UKT P4GN dalam melaksanakan tugas mereka. Selain itu, agar Petugas UKT P4GN tetap semangat dan memberikan kontribusi yang jauh lebih baik demi terciptanya Kabupaten Tulungagung yang bersih dan bebas dari Penyalahgunaan Narkoba.
Deteksi Narkoba di SMPN 2 Sendang Kabupaten Tulungagung
Dalam rangka Lingkungan SLTP Zero Penyalahguna Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung melalui Tim Deteksi Narkoba Seksi Pemberdayaan Masyarakat, pada hari Senin (29/9) melakukan tes urine terhadap 150
Siswa Siswi dan Guru di SMPN 2 Sendang Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tes urine tersebut
bukan tanpa alasan, karena penyalahgunaan narkoba pada saat ini sudah
menjamur ke kalangan pelajar dan harapan dari tes urine ini untuk
menindak lanjuti pelajar yang terindikasi narkoba bukan untuk dipenjara,
dikeluarkan dari Sekolah akan tetapi untuk diterapi dan direhabilitasi
hingga pulih sehingga bisa menjalankan kehidupan normalnya kembali serta
melanjutkan sekolahnya, di samping itu juga kita semua mengharapan
memiliki Tim Pendidik/Guru yang bersih dari Penyalahgunaan narkoba demi
lancarnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kab. Tulungagung mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Barata Convention Hall
Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kab. Tulungagung, mengundang sejumlah pimpinan Pondok Pesantern (Ponpes), Ormas Islam, Kepolisian, Ta'mir Masjid, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan beberapa lembaga lainnya dalam rangka Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Barata Convention Hall Kab. Tulungagung pada Selasa (30/09). Tema dari Kegiatan FGD ini adalah " Peran serta Pondok Pesantren dalam rangka Penyelamatan Pengguna / Korban Penyalahguna Narkoba untuk Direhabilitasi". Narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain AKP Siswanto, M.M. (Polres Tulungagung) Gus hadi (MUI), Sunarto (LPA). kegiatan FGD ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sarasehan tokoh agama yang diadakan beberapa bulan lalu, adapun tujuan utama dari kegiatan FGD kali ini adalah untuk menambah pengetahuan seputar Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dikalangan tokoh agama, Mubaligh, dai dll, karena dengan peran mereka dalam menginformasikan program P4GN akan lebih mengena dan diterima Masyarakat.
Kamis, 25 September 2014
Tim Senam Korpri Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Tulungagung meraih 2 Trofi
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Tulungagung patut berbangga, pasalnya pada hari Rabu (24/9) Tim Senam Korpri BNN Kab. Tulungagung meraih 2 Trofi (Juara Harapan 2 dan Juara Favorit) dengan mengalahkan puluhan peserta, baik dari SKPD Kabupaten Tulungagung, Instansi Vertikal maupun lembaga lainnya. Perlombaan senam yang bertempat di aula Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Tulungagung tersebut diselenggarakan dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXI tahun 2014 dengan tema Olahraga Satukan Semangat Bangsa sebagai upaya menggerakan masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebelum acara dimulai, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo, S.E. menghimbau kepada seluruh masyarakat, “Saya mengajak kepada semua Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa untuk menggerakkan masyarakat dan swasta ikut berpartisipasi dalam pembudayaan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga pendanaan serta even-even olahraga baik rekreasi, pendidikan maupun prestasi. Dan dapat menjadi penggerak dan fasilitator dalam mewujudkan aktivitas olahraga di masyarakat sebagai gaya hidup (life style) dengan menganjurkan kegiatan-kegiatan di hari Jumat atau hari libur lainnya di instansi, sekolah dan masyarakat.”
Deteksi Narkoba di lingkungan SMPN 1 Ngantru Kab. Tulungagung
Tim Deteksi Narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung, pada hari Senin (22/9) memeriksa sebanyak 150 Siswa Siswi dan Guru di SMPN 1 Ngantru. Kegiatan tes urine tersebut bukan tanpa alasan, karena penyalahgunaan narkoba pada saat ini sudah menjamur ke kalangan pelajar dan harapan dari tes urine ini untuk menindak lanjuti pelajar yang terindikasi narkoba bukan untuk dipenjara, dikeluarkan dari Sekolah akan tetapi untuk diterapi dan direhabilitasi hingga pulih sehingga bisa menjalankan kehidupan normalnya kembali serta melanjutkan sekolahnya, di samping itu juga kita semua mengharapan memiliki Tim Pendidik/Guru yang bersih dari Penyalahgunaan narkoba demi lancarnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
Jumat, 05 September 2014
BNNK Tulungagung Melakukan Pendampingan Terakhir Pra Lomba "Aksi Sekolah Bersih Narkotika" di SMKN 2 Boyolangu dan SMAN 1 Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Badan Narkotika
Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung, Jum’at 5 September 2014 melalui
Seksi Pemberdayaan Masyarakat, melakukan pendampingan terakhir terhadap 2
Sekolah Peserta lomba "Aksi Sekolah Bersih Narkotika" yang mewakili
Kabupaten Tulungagung yaitu SMK Negeri 2 Boyolangu dan SMA Negeri 1 Boyolangu.
Dalam acara pendampingan tersebut Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat
Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Arief Praharanto, S.Kom., M.M. bersama dengan 3
Stafnya, melakukan pemeriksaan kelengkapan Sarana Prasarana penunjang lomba dan
pemantapan pengetahuan seputar Penyalahgunaan Narkotika melalui simulasi tanya
jawab terhadap Kader / Satgas Anti Narkoba di Sekolah tersebut. Berdasarkan
hasil evaluasi beliau mengatakan bahwa kedua Sekolah tersebut dari segi kesiapan
sudah mengalami peningkatan dan berharap dalam lomba yang akan digelar pada
hari Senin 8 September nanti, meraih hasil yang memuaskan dan bisa mewakili
Jawa Timur di pentas Nasional.
Langganan:
Postingan (Atom)


